• Home
  • Kajian Rutin Bekasi
  • Tentang Saya

    Rabu, 13 Maret 2013

    Etika Muslim Sehari-hari (Etika Tidur)


                                                                                        
    1. Berintrospeksi diri / muhasabah sesaat sebelum tidur. Sangat dianjurkan sekali bagi setiap muslim bermuhasabah (berintrospeksi diri) sesaat sebelum tidur, mengevaluasi segala perbuatan yang telah ia lakukan di siang hari. Lalu jika ia dapatkan perbuatannya baik maka hendaknya memuji kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala dan jika sebaliknya maka hendaknya segera memohon ampunan-Nya, kembali dan bertobat kepada-Nya.
    2. Tidur dini, berdasarkan hadits yang bersumber dari `Aisyah Radhiallaahu anha “Bahwasanya Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam tidur pada awal malam dan bangun pada pengujung malam, lalu beliau melakukan shalat”.(Muttafaq `alaih)
    3. Disunnatkan berwudhu’ sebelum tidur, dan berbaring miring sebelah kanan. Al-Bara’ bin `Azib Radhiallaahu anhu menuturkan : Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: “Apabila kamu akan tidur, maka berwudlu’lah sebagaimana wudlu’ untuk shalat, kemudian berbaringlah dengan miring ke sebelah kanan...” Dan tidak mengapa berbalik kesebelah kiri nantinya.
    4. Disunnatkan pula mengibaskan sperei tiga kali sebelum berbaring, berdasarkan hadits Abu Hurairah Radhiallaahu anhu bahwasanya Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: “Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengirapkan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya...” Di dalam satu riwayat dikatakan:”tiga kali”. (Muttafaq `alaih).

Jumat, 08 Maret 2013

Haruskah Walimah Pernikahan Dirumah Mempelai Wanita ??


Sebagian masyarakat memiliki tradisi untuk mengadakan walimah nikah di rumah mempelai wanita. Bahkan sebagian ada yang meyakini sebagai keharusan, seolah menjadi aib keluarga jika walimah nikah tidak dilaksanakan di rumah keluarga mempelai wanita. Kita sangat yakin, anggapan semacam ini sama sekali tidak memiliki landasan, selain alasan adat dan tradisi masyarkat.

Sebelumnya, mari kita simak beberapa hadis yang menunjukkan tempat Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika menikahi para istrinya,

Pertama, hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan kejadian perang khaibar,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyerang Yahudi Khaibar di pagi hari. Beliau shalat subuh bersama para sahabat dan melanjutkan penyerangan. Setelah masuk daerah Khaibar, beliau bertakbir dan membaca firman Allah di surat As-Shaffat: 177.

Sabtu, 02 Maret 2013

Menjadi Bidadari Dunia


بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ


Segala Puji bagi Alloh Subhanahu  Wa Ta'ala, semoga hidayah-Nya selalu tercurah kepada kita semua. Sholawat beserta Salam kami sampaikan kepada Ushwah kita Rasululloh Muhammad Shallallahu'Alaihi Wa Sallam, keluarga Beliau dan Para Sahabat Beliau Radhiyallohu Anhum serta Umatnya yang senantiasa mengikuti ajarannya, teguh dia atas ajarannya dan dakwahnya.

Wanita, itulah sosok ciptaan Alloh Subhanhu Wa Ta'ala, Mereka adalah Qurrotu A'yun (Penyejuk hati) ,tapi mereka -Wanita- juga dapat menjadi sesosok makhluk yang pembangkang, makhluk yang mendatangkan petaka. Wanita adalah penghuni Neraka yang paling banyak. Rasululloh Shallalhu'Alaihi Wa Sallam Bersabda :

Jumat, 01 Maret 2013

Apakah Berpenampilan Seperti Ini Terorisme ??


Sunnah
Apakah Mereka yang berpenampilan celana cingkrang, wanita bercadar dan lelaki berjenggot dapat langsung divonis TERORIS ? ,Tidak otomatis dari penampilan semata seseorang bisa dituduh teroris. Semoga setiap muslim yang membaca artikel ini mendapatkan pencerahan dan mendapatkan taufik dari Allah Ta’ala. 

Mengenai Penutup Wajah (Cadar) 
Perlu diketahui bahwasanya menutup wajah itu memiliki dasar dari ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terlepas apakah menutup wajah merupakan suatu yang wajib ataukah mustahab (dianjurkan). Kita dapat melihat dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada para wanita, “Wanita yang berihrom itu tidak bolehmengenakan niqob maupun kaos tangan.” (HR. Bukhari, An Nasa’i, Al Baihaqi, Ahmad dari Ibnu Umar secara marfu’ –yaitu sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam-). Niqob adalah kain penutup wajah mulai dari hidung atau dari bawah lekuk mata ke bawah. 

Ciri Keistimewaan Wanita Salafiyah


Sebuah kenikmatan yang besar tatkala seorang wanita muslimah diberikan hidayah oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk mengenal dan kemudian berpegang teguh dengan aqidah serta manhaj salaf Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Agar nikmat besar yang tiada taranya ini terus langgeng, maka wajib untuk dijaga dengan mensyukurinya. Di antara bentuk syukur tersebut adalah berusaha bersikap dan berhias dengan beberapa sifat yang menjadi kekhususan wanita salafiyah, yang tidak dimiliki oleh selain mereka.

Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah telah menjelaskan beberapa sifat dan perangai wanita salafiyah tersebut, di antaranya adalah :

1. Seorang wanita salafiyah itu berpegang teguh dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam dalam batas-batas kemampuan dia menurut pemahaman as-salafush shalih.